MAKNA KEBANGKITAN YESUS (Bag-1)

 Renungan
banner 468x60

MAKNA KEBANGKITAN YESUS (BAGIAN-1)

Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. (Matius 28:8 )

Bacaan Injil hari ini, kurang lengkap bila tidak membaca ayat 1-7 sebelumnya sehingga kita mengetahui kronologi saat terjadi peristiwa kebangkitan Yesus.

Diawali terjadi gempa bumi (sama seperti terjadi saat Yesus menyerahkan nyawanya – Lukas 27:51), lalu Malaikat menggulingkan batu kuburan sehingga penjaga-penjaga kubur gentar ketakutan (ayat 4), begitu juga Maria Magdalena dan Maria lainnya (ayat 8).

Kita lihat disini bagaimana sikap penjaga kuburan dan bagaimana sikap Maria Magdalena dan temannya menanggapi peristiwa yang membuat mereka takut.

Penjaga-penjaga kuburan Yesus

Mereka takut dan melaporkan peristiwa yang dilihatnya pada imam-iman kepala dan atas laporan tersebut dibuatlah rekayasa untuk menutupi peristiwa itu.

Penjaga-penjaga tersebut turut serta menyebarkan isue (=hoax) dan mereka menerima uang.

Maria Magdalena dan Maria lainnya

Mereka takut sekaligus sukacita melihat peristiwa tersebut dan segera beritakan tentang Kebangkitan Yesus kepada murid-murid Yesus.

Pelajaran apakah yang kita dapatkan?

Pertama
Bagaimana iman kita menanggapi suatu pemberitaan Injil tentang Yesus Kristus

Kita bisa saksikan berbagai sikap umat Katolik mendengar homili Pastur saat misa Ekaristi dan hal itu menunjukkan sikap iman mereka menanggapi Firman Tuhan dari bacaan pertama, bacaan kedua, bacaan Injil yang disampaikan.

Kita sering mendengar umat katolik yang mengatakan bahwa dirinya tidak dapat apa-apa sepulangnya dari gereja dan pada umumnya menyalahkan Pastur yang tidak menarik membawakan homili atau khotbah tentang Firman Tuhan.

Ada berbagai pendapat pribadi yang mengandalkan pemikiran/pemahaman sendiri bahwa yang terpenting baginya adalah liturgi ekaristi dimana ia bersatu dengan Yesus dalam sakramen ekaristi.

Ada yang tidak tertarik sama sekali mendengar bacaan Firman Tuhan tetapi masih mau mendengarkan homili Pastur

Ada lagi yang menginginkan mendengar homili sesuai dengan yang ia harapkan.

2 Timotius 4:3-4
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Kedua
Bagaimana sikap hati kita ketika melihat suatu peristiwa ajaib/mukjizat

Peristiwa gempa bumi, datangnya Malaikat, kubur kosong adalah sesuatu hal ajaib seperti halnya sekarang ini bila terjadi mukjizat penyembuhan dan mukjizat lainnya.

Ada yang skeptis, ada yang percaya, dan ada juga yang tidak percaya pada segala hal mukjizat karena diluar logika mereka bahwa hal tersebut bisa terjadi.

Seringkali meski ia sendiri melihat ada mukjizat terjadi tetapi ia curiga ada rekayasa karena ia tidak percaya pada mukijzat apapun.

JADI,

banner 468x60

Author: 

No Responses

Tinggalkan Balasan