MAKNA KEBANGKITAN YESUS (Bag-3)

 Renungan, Uncategorized
banner 468x60

Lukas 24:25-26
Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaanNya?”

Bisa jadi mereka belum yakin Yesus adalah Mesias karena keinginan mereka menjadikan Yesus sebagai pahlawan bangsa Israel mengusir penjajah Romawi menguasai negeri mereka (ayat 21a).

Kita berharap Tuhan segera menolong dan biasanya kita akan panik bila sekian lama belum terlihat pengharapan dan doa kita dikabulkan Tuhan.

Ada tiga hal yang mesti kita ingat selalu agar kita tidak gegabah mencari alternatif lain diluar Tuhan untuk memenuhi segala pengharapan dan doa kita, yaitu :

1) Tuhan sudah tahu yang kita harapkan
Matius 6:8
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepadaNya.

2) Yakinlah Tuhan mengasihi kita
Baca dan renungkan Mazmur pasal 23.

3) Renungkan Firman Tuhan dan lakukan
Yohanes 15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Setelah ketiga hal ini kita lakukan maka selanjutnya kita tunggu saja realisasi pengharapan kita.

Mazmur 40:2
Aku sangat menanti-nantikan Tuhan; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.

Kedua
Tetaplah sabar dan teguh menghadapi rintangan dan hambatan hingga pengharapan kita menjadi kenyataan

Benih itu berjuang keras untuk tumbuh karena menghadapi hambatan dari luar dan dari dalam.

Benih mesti diberi pupuk agar mendapat asupan nutrisi untuk bertumbuh menjadi tunas dan seterusnya mesti disirami serta dibersihkan dari hama supaya bertumbuh menjadi pohon dan akhirnya berbuah yang manis dan enak dimakan.

Begitu juga pengharapan kita akan alami berbagai macam gangguan dan bisa saja terlihat sepertinya tidak akan terrealisasi sehingga bisa memupuskan harapan kita

Kedua murid kehilangan pengharapan setelah realitanya Yesus mati di salib dan mereka pulang ke kampung halaman.

Seperti Petrus dan murid Yesus lainnya kembali ke kampung menjadi nelayan setelah peristiwa penyaliban Yesus (Yohanes 21:1-14).

Demikian juga Yosua mengalami beratnya tantangan yang harus ditanggungnya karena menggantikan Musa memimpin bangsa Israel menuju tanah Kanaan yang dijanjikan Allah kepada bangsa mereka.

Yosua 1:9
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.

Kita harus menjaga pengharapan kita agar tidak goyah diterpa badai masalah tetapi sebaliknya kita tetap teguh dan tetap yakin bahwa pengharapan kita akan menjadi kenyataan karena kita yakin Tuhan tidak akan pernah ingkar janji.

Ketiga
Mendekatlah dan bersandarlah kepada Yesus Kristus

Kedua murid terbuka matanya setelah bersama Yesus dalam perjamuan.

banner 468x60

Author: 

No Responses

Tinggalkan Balasan