MAKNA KEBANGKITAN YESUS (Bag-5)

 Renungan
banner 468x60

MAKNA KEBANGKITAN YESUS (BAGIAN-5)

Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-muridNya di pantai danau Tiberias. Itulah ketiga kalinya Yesus menampakan diri kepada murid-muridNya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati. (Yohanes 21:1,14 )

Para rasul dan murid2 Yesus lainnya tercerai-berai setelah Yesus di salib.
Mereka pulang kampung dan kembali melakukan kegiatan semula sebagai nelayan di danau Tiberias.

Yesus berulangkali menampakkan diri di hadapan para rasul (=11 murid utama) untuk membangkitkan iman mereka agar tetap teguh dengan mengingatkan mereka akan perkataanNya, ajaranNya, termasuk momen perjumpaan pertama mereka dengan Yesus.

Petrus dan teman lainnya pernah alami peristiwa mendapat ikan yang banyak setelah menuruti nasehat Yesus menebarkan jalan (Lukas 5:4-11) dan hal yang sama terulang kembali saat Yesus menampakkan diri di danau Tiberias.

Yohanes 21:6
Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

Sebelumnya Yesus pernah mengatakan kepada Petrus bahwa dia akan dijadikan penjala manusia (Matius 4:19) dan hal ini diingatkan Yesus kembali kepada Petrus (baca Yohanes 21:15-19).

Dampak dari Yesus menampakkan diri di hadapan para rasul dan para murid lain untuk menyatakan diriNya telah bangkit ternyata terjadi perubahan luar biasa dimana mereka kembali bersemangat memberitakan kabar sukacita bahwa Yesus telah bangkit dan 5000 laki-laki percaya kepada Yesus.

Kisah 4:1-2,4
Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki. Orang-orang itu sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan, bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati. Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.

Petrus bersaksi di hadapan pemimpin Yahudi, tua-tua Yahudi dan ahli Taurat dalam sidang di Yerusalem (Kisah 4:5) dengan mengatakan bahwa Yesus yang mereka salibkan telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati (Kisah 4:10).

Petrus menjelaskan tentang Yesus adalah batu penjuru sebab di dalam Yesus ada keselamatan.

Kisah 4:11-12
Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan — yaitu kamu sendiri —,namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.

Batu penjuru adalah sebuah batu besar yang ditempatkan pada pondasi di sudut utama bangunan, yang menghubungkan bagian ujung tembok dengan tembok sebelahnya sehingga menyatu.

Batu penjuru dipakai sebagai lambang Yesus Kristus yang mempersatukan gereja atau umat Allah (1 Petrus 2:1-10).

Efesus 2:19-20
Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

Lalu, pelajaran apa yang bisa kita petik dari Petrus yang mengalami perubahan dashyat setelah berjumpa dengan Yesus yang telah bangkit dari kematian di salib?

banner 468x60

Author: 

No Responses

Tinggalkan Balasan