TERANG VS GELAP

 Renungan
banner 468x60

TERANG VS GELAP

Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. (Yohanes 3:19 )

Ayat ini menjadi suatu peringatan bagi kita agar waspada terhadap diri sendiri karena lebih menyukai kegelapan atau kecenderungan berbuat jahat/dosa.

Jangan takabur mengklaim diri bersih sebelum tiba akhir hayat kita terbukti hidup dalam terang.

Firman Tuhan tidak pernah salah/keliru mengeluarkan suatu pernyataan dan kita hendaknya menanggapi dengan serius sebab kita akan cilaka jika meremehkan Firman Tuhan.

Amsal 13:13
Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.

Dalam kitab Roma, Rasul Paulus juga mengingatkan bahwa di dalam diri kita ada dua kekuatan saling berlawanan :

* terang versus gelap
* kebaikan versus kejahatan
* kehidupan versus kematian
* keinginan roh dengan keinginan daging

Roma 7:18-19
Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.

Mungkin anda tidak setuju apa yang rasul Paulus katakan ini tetapi cobalah berdiam diri sejenak dan intropeksi diri sejujur-jujurnya maka anda akan kaget ternyata memang betul di dalam diri kita ada EGO yang menjadi sumber konflik di dalam diri kita antara ke-4 hal diatas yang saling bertentangan/berlawanan.

EGO disini adalah AKU,
si AKU yang menguasai diri kita; menguasai jiwa yaitu menguasai pikiran, perasaan, dan keinginan kita.

si AKU harus ditundukkan oleh roh atau hati nurani kita.
Upaya penundukan inilah menimbulkan peperangan di dalam diri kita.

Inilah yang dimaksud oleh Firman Tuhan berikut ini :

Yohanes 3:20-21
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.

Dunia mewakili suatu keadaan di dalam kegelapan maka dari itu Allah mengutus Terang (=Yesus) untuk memberikan cahaya terang supaya dunia tidak gelap lagi tetapi menjadi terang.

banner 468x60

Author: 

No Responses

Tinggalkan Balasan